Jumat, 28 Maret 2014

Macam-macam Operator dalam Bahasa Pemrograman Java


Dalam postingan Jenis Operator dalam Bahasa Pemrograman Java ini kita akan belajar jenis operator apa saja yang sering digunakan dalam bahasa pemrograman Java.

Operator digunakan untuk melakukan operasi, perintah perhitungan, dan segala aksi yang ingin dimasukkan ke dalam program. Oke langsung saja simak penjelasannya berikut ini.
  1. Operator Aritmatika
    (+) Operator penjumlahan (juga sebagai penyambung string)
    (-) Operator pengurangan
    (*) Operator perkalian
    (/) Operator pembagian
    (%) Operator sisa pembagian
    Operator aritmatika digunakan untuk melakukan operasi matematika, seperti penambahan, pengurangan, pembagian, dan modulo (sisa pembagian). Contoh penggunaan:
    Simbol Nama Operator Contoh Penggunaan
    + Penjumlahan n=n+1;
    - Pengurangan n=n-1;
    * Perkalian n=n*1;
    / Pembagian n=n/1;
    % Sisa Pembagian n=n%1;
    + Peyambung String n="saya"+"tidur";
  2. Operator Tunggal
    (+) Operator plus; menyatakan nilai positif (setiap angka tanpa tanda ini akan dianggap sebagai positif)
    (-) Operator minus; menyatakan nilai negatif, dapat pula digunakan untuk  menegatifkan suatu bilangan
    (++) Operator kenaikan; menambah suatu bilangan dengan 1
    (--) Operator penurunan; mengurangkan suatu bilangan dengan 1
    (!)  Operator lawan; membalik nilai suatu boolean
    Operator tunggal hanya membutuhkan satu operan untuk melakukan operasinya. Operator ini tidak dapat digunakan untuk variabel final, karena variabel final berupa konstanta yang tidak dapat diubah-ubah. Beberapa jenis operator tunggal diberikan pada tabel di bawah ini.
    Simbol Nama Operator Operasi Contoh
    + Plus Menyatakan nilai positif angka = +1;
    - Minus Menyatakan nilai negatif angka = -1;
    ++ Kenaikan Menambah suatu bilangan dengan 1 angka = ++angka;
    -- Penurunan Mengurangi suatu bilangan dengan 1 angka = --angka;
    ! Lawan Membalik nilai suatu boolean ok = !true
    Operator kenaikan dan penurunan dapat diletakkan di belakang atau di depan suatu variabel. Jika diletakkan di depan (++x atau --x), penambahan/pengurangan dilakukan sebelumnya, sedangkan apabila diletakkan di akhir (x++ atau x--) penambahan/pengurangan dilakukan setelahnya. Walau bagaimanapun pada akhirnya keduanya akan menghasilkan x = x+1 atau x = x-1.Apabila operator ++ diletakkan di akhir (sufix), nilai "y" adalah nilai "x" terdahulu. Java akan memberi nilai "y" dengan nilai "x" sebelum operasi ++ dilakukan. Baru kemudian nilai "x" ditambahkan.
  3. Operator Pembanding, Boolean, dan Kondisi
    Operator kondisi (conditional operator) menghasilkan nilai true atau false tergantung dari variabelnya, dalam hal ini operasinya dilakukan pada dua operand. Operator boolean adalah operator kondisi yang kedua operandnya berupa nilai boolean (true atau false), sedangkan Operator Pembanding membandingkan 2 nilai seperti pada operasi matematika.
    Catatan : Pada objek, seperti String, operasi pembanding akan membandingkan alamat memory tempat objek itu disimpan, bukan membandingkan isinya. Untuk membandingkan isi String, gunakan equals(), equalsIgnoreCase(), dan compareTo() seperti dibahas pada bagian sebelumnya.
    Simbol Nama Operator Contoh
    == Sama dengan b=(1==2);
    != Tidak sama dengan b=(1!=2);
    > Lebih besar b=(1>2);
    >= Lebih besar sama dengan b=(1>=2);
    < Lebih kecil b=(1<2);
    <= Lebih kecil sama dengan b=(1<=2);
    && Kondisi AND b=true&&false;
    || Kondisi OR b=true||false;
    ! Kondisi NOT b=!true;
    ?: Bentuk pendek dari "if then else"
  4. Operator Boolean AND
    Operator kondisi AND menghasilkan "true" apabila kedua operandnya bernilai "true". Jika salah satunya atau keduanya "false", operator ini menghasilkan "false". Berikut ini tabel kebenaran operasi AND.
    Op1 atau Exp1 Op2 atau Exp2 Hasil
    true true true
    true false false
    false true false
    false false false
    Operator && akan mengevaluasi Op2 (di sebelah kanan) HANYA jika operand 1 bernilai "true". Seperti terlihat dari tabel di atas, apabila Op1 (di sebelah kiri) bernilai "false", hasilnya akan selalu "false" tidak tergantung pada isi dari Op2.
  5. Operator Kondisi OR
    Operator kondisi OR menghasilkan "true" jika salah satu operandnya bernilai "true". Jika keduanya "false", operator ini menghasilkan "false". Berikut ini table kebenaran oeprasi OR.
    Op1 atau Exp1Op2 atau Exp2Hasil
    truetruetrue
    truefalsetrue
    falsetruetrue
    falsefalsefalse
    Operator || akan mengevaluasi Op2 (di sebelah kanan) HANYA jika operand 1 bernilai "false". Seperti terlihat dari tabel di atas, apabila Op1 (di sebelah kiri) bernilai "true", hasilnya akan selalu "true" tidak tergantung pada isi dari Op2.
  6. Operator NOT
    Operator NOT ("!") melakukan operasi boolean NOT pada operand atau ekspresi tunggal. Operator ini mengecek nilai boolean dari suatu operand atau expresi kemudian membalik nilainya (dari true ke false atau false ke true). Berikut ini adalah tabel kebenaran operator NOT.
    Op1 Hasil
    True False
    False True
  7. Operator Ternary (?:)
    Java memiliki operator berkondisi lain yang disebut ternary "?:", yang pada dasarnya merupakan bentuk pendek dari if-then-else. Secara umum kondisi ? jika_benar : jika_salah  Pada dasarnya operator "?:" akan mengevaluasi "kondisi". Apabila kondisi bernilai "true", operator akan mengembalikan "jika_benar", tetapi apabila "kondisi" bernilai "false", operator akan mengembalika "jika_salah". Misalnya
    x = (1 > 2) ?10 : 20;
    Dari contoh di atas, "x" akan memiliki nilai 20, karena ekspresi (1 > 2) adalah salah (atau "false").
Nah, ternyata banyak sekali kan macam operator dalam bahasa pemrograman Java kawan? Operator ini akan membantu kita untuk menentukan seperti apa kegunaan program kita nanti. Oh iya, operator ini wajib kalian hafal ya karena penting untuk kalian dalam belajar Java. Misal kalian belum hafal semua, kalian bisa belajar Java sambil membuka blog saya ini. Oke, cukup sekian dari saya semoga bermanfaat dan happy coding! ^^
Disqus Comments