Cara Membuat Custom Toolbar


Toolbar merupakan salah satu view utama dalam aplikasi Android. Toolbar dapat berisi view lain, seperti action button, option menu, home up button, hingga nama aplikasi.

Ketika membuat project blank baru, kita harus membuat toolbar manual yang kemudian kita bisa membuat toolbar tersebut bertindak sebagai actionbar. Oke langsung saja ke tutorial membuat custom toolbar berikut ini.

Membuat New Blank Activity

  1. File → New Project → Masukkan nama aplikasi "MyCafee", biarkan yang lain default → pilih New Blank Activity → Finish

Membuat Custom Toolbar

  1. Ubah styles.xml pada folder res → values yang mana dari tema DarkActiorBar menjadi NoActionBar. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan ActionBar bawaan dari tema tersebut agar nanti tidak menumpuk saat kita memasukkan layout toolbar baru
  2. Pada folder res, klik kanan folder layout → New → Layout resource file → masukkan nama layout misal "my_custom_toolbar" → OK
  3. Untuk membuat sebuah view toolbar, masukkan source code berikut pada layout yang sudah dibuat tadi

  4. Include my_custom_toolbar.xml ke layout activity_main.xml, jika terlihat tidak rapi karena padding dari layout, hapus code layout_margin pada LinearLayout-nya

  5. Setelah itu, kita pindah ke MainActivity.java. Di awal kita sudah memberi id toolbar kita yaitu my_toolbar yang akan kita inisialisasi

    Untuk keterangan code bisa dilihat di komentar code di atas
  6. Hasilnya akan tampak seperti berikut
Oke, disini kita sudah mempunyai 1 buah layout berupa toolbar. Lalu jika ingin membuat activity baru, kita cukup include toolbar tersebut pada layout mana yang kita inginkan. Toolbar ini juga bisa kita custom sendiri sesuai layout dengan mengkustom melalui file java-nya.

Sekian tutorial cara membuat custom toolbar. Jika ada kesulitan silahkan berkomentar di bawah. Selamat mencoba dan happy coding!

Tutorial Install Android Studio Terbaru di Windows OS

Tutorial Install Android Studio

Android merupakan sistem operasi berbasis Linux untuk berbagai device yang sedang booming. Selain banyak penggunanya, tentu Google selaku pemilik Android menyediakan fasilitas bagi pengembang aplikasi Android.

Dengan pangsa pasar yang menjanjikan, banyak orang berminat untuk menjadi pengembang aplikasi Android.

Langkah awal untuk membuat aplikasi Android adalah memasang Android Studio. Android Studio disediakan gratis oleh Google dan bekerja untuk sistem operasi Windows, Mac, dan Linux.

Cara Instal Android Studio Terbaru di Windows OS

  1. Install Java SE Development Kit (JDK) di OS Windows kamu dan pastikan pilih versi Windows, jika Windows kamu 32-bit pilih x86 dan jika Windows kamu 64-bit pilih x64.

    Download Java Development Kit for Windows

    Cara cek versi Windows yaitu klik kanan Windows button → System. Jangan lupa pilih Accept Agreement. Download → Java Development Kit (JDK)
  2. Instal JDK dengan cara next sampai finish. Selanjutnya cek apakah JDK sudah ter-install dengan baik atau belum dengan cara buka Command Prompt (CMD) → Windows button + R → ketik "cmd" lalu Enter → ketik di cmd java -version.

    How To Check Java Version On Windows

    Jika JDK sudah ter-install maka akan terlihat versinya. Pada Windows saya terinstal JDK versi 1.8.0_102
  3. Download Android Studionya disini.

    Download The Android Studio Installer
  4. Install Android Studio dengan menjalankan file *.exe yang sudah didownload. Ikuti petunjuk persiapan untuk memasang Android Studio dan setiap SDK Tools yang diperlukan.

    Install Android Studio
    Jika wizard tidak menemukan JDK yang sudah di-install sebelumnya, maka kamu perlu mengatur variabel environment agar menunjukkan lokasi yang benar.

  5. a. Untuk Windows 7: Start → Computer → System Properties → Advanced System Properties.
    b. Untuk Windows 8: Control Panel → System and Security → System → Advanced System Properties.
    c. Untuk Windows 8.1 dan Windows 10: Klik kanan tombol Start → Systems → Advanced System Properties.


    Lalu klik Environment Variables → pada User Variables for [user], klik New → isikan JAVA_HOME pada Variable Name → isikan lokasi folder yang berisi JDK kamu pada Variable Location, disini JDK saya ada di C:\Program Files (x86)\Java\jdk1.8.0_66 → OK.
  6. Kemudian ulangi langkah untuk mendeteksi JDK pada wizard instalasi Android Studio → Next.
  7. Akan muncul rincian file tambahan yang harus didownload, yakni SDK Tools dan Android SDK → klik OK dan pastikan komputer terhubung ke internet.
  8. Jalankan Android Studio → Finish.

    Run Android Studio
Dari sini kita sudah bisa mulai membuat project Android baru. Nantinya di blog ini akan saya isi dengan tutorial-tutorial seputar pemrograman Android.

Demikian tutorial install Android Studio terbaru di Windows OS. Selamat mencoba dan happy coding.

Stack, Konsep Tumpukan pada Java


Selain queue dan array, Java juga mempunyai struktur data yang disebut stack. Stack atau disebut juga tumpukan pada pemrograman Java yang terdiri dari kumpulan item yang disusun sedemikian rupa sehingga satu item ditumpuk di atas item lainnya, mirip seperti tumpukan boks. Hanya item paling atas yang bisa diakses pada suatu saat.

Item tersebut bisa diambil dari tumpukan dengan method yang disebut pop(). Item paling bawah hanya bisa diambil jika semua item di atasnya telah diambil dari tumpukan.

Untuk menambahkan item pada tumpukan dilakukan dengan method push().

Nah, agar lebih paham tentang stack di Java, analisis code berikut yang merupakan contoh konsep penggunaan stack untuk menentukan piring kotor dan piring bersih.


Dari code di atas, pada Java sudah terdapat library Stack untuk menangani permasalahan tumpukan seperti contoh kasus di atas.

Program sederhana tersebut menggunakan 2 stack, dimana stack pertama untuk menampung piring-piring kotor dan stack kedua untuk menampung piring-piring bersih.

Program akan menghasilkan output berupa piring-piring yang ada pada tumpukan dan jumlah piring pada masing-masing tumpukan.

Hasil program ketika di-run adalah seperti gambar berikut:


Fungsi utama dari Stack yaitu proses input output data yang mana data yang pertama masuk akan terakhir keluar dan data terakhir masuk akan keluar pertama kali, proses tersebut disebut juga Last In First Out (LIFO).

Untuk penjelasan yang lebih terperinci, silahkan pelajari stack pada Java di beberapa referensi berikut ini.
Materi sebelumnya tentang pengondisian yang harus kamu ketahui:
Selamat mencoba dan happy coding!

Queue, Konsep Struktur Data Antrean pada Java

Selain Array yang sudah saya singgung di bahasan sebelumnya (Baca: Konsep Array pada Java), pada pemrograman Java juga terdapat Queue.

Queue atau antrian adalah struktur data yang terdiri dari item dalam urutan tertentu. Antrian memiliki dua ujung yaitu ujung depan dan belakang. Item selalu dimasukkan dari belakang antrian dan selalu dikeluarkan dari depan antrian. Operasi memasukkan dan mengeluarkan item dari dalam antrian sering disebut dengan Enqueue dan Dequeue.

Suatu item yang ditambahkan di belakang antrian tidak bisa dihapus sebelum item di depannya dihapus. Analoginya seperti antrian ketika akan menabung di bank, nasabah akan dilayani dalam urutan ketika mereka datang.

Pada pemrograman Java, agar dapat menggunakan Queue perlu digunakan kelas Queue dan LinkedList. Untuk membuat objek Queue pada java menggunakan syntax sebagai berikut :

 Queue objekqueue = new LinkedList();  

Untuk memasukkan nilai pada objek yang telah dibuat tersebut (objekqueue) dapat digunakan method offer().

 Objekqueue.offer(objek_yang_hendak_dimasukkan);  

Untuk mendapatkan panjang antrian dapat digunakan method size().


Objekqueue.size();

Untuk mengambil nilai (tidak menghapus) dari objek queue dapat digunakan method peek(). Method ini akan menampilkan nilai dari objek queue yang pertama kali dimasukkan. Seperti antrian pada kehidupan nyata, jika nilai yang pertama dimasukkan tidak dihapus, method peek() akan tetap menampilkan objek yang pertama kali dimasukkan dengan method offer().

Objekqueue.peek();

Sedangkan untuk mengambil dan menghapus antrian terdepan pada objek queue digunakan method poll(). Method ini akan mengembalikan nilai null jika pada antrian tidak ada nilainya.

Dengan method offer, dimasukkan 3 buah nilai berturut- turut yaitu Satu, Dua dan Tiga pada objek ‘antrian’ method size() akan menampilkan nilai ukuran queue. Kemudian untuk menampilkan isi seluruhnya dari objek antrian dapat menggunakan System.out.println() dengan menyebutkan objeknya. Kemudian menggunakan method poll() akan mendapatkan nilai sekaligus menghapusnya pada antrian terdepan. Sehingga jika ditampilkan sekali lagi isi keseluruhan dari objek Antrian, isinya akan berkurang yaitu ‘Satu’ yang merupakan nilai yang pertama kali dimasukkan menggunakan method offer().

Selamat mencoba dan happy coding!

Array, Konsep Data Larik pada Java


Pernahkah kamu melihat beberapa benda yang sama namun berbeda nilainya? Bilah kotak-kotak pada papan permainan catur yang mempunyai nilai baris dan kolom yang berbeda satu dengan lainnya. Di bahasa pemrograman kita akan menemukan yang namanya array. Nah di sini kita akan belajar mengenal array. Salah satu kegunaan array untuk membuat matriks seperti kotak-kotak pada papan permain catur di atas.

Array merupakan sekumpulan variabel yang mempunyai tipe data yang sama. Anggota himpunan array sebagai elemen yang mempunyai nomor indeks lokasi. Nomor tersebut merupakan tempat atau posisi data berada. Indeks array dimulai dari angka 0 (nol).

Sebuah array akan menyimpan beberapa item data yang mempunyai tipe data sama di dalam memori yang berdekatan, yang kemudian dibagi menjadi beberapa slot.

Variabel array adalah sebuah lokasi tertentu yang memiliki satu nama sebagai identifier, akan tetapi dapat menyimpan lebih dari sebuah nilai.

Berbagai macam variabel dengan menggunakan tipe data primitif. Dalam pendeklarasian variabel, kita sering menggunakan sebuah tipe data dan indentifier yang unik. Contoh kasus:
int number1;
int number2;
int number3;
number1 = 1;
number2 = 2;
number3 = 3;
Dari contoh di atas code tersebut akan sia-sia karena harus menginisialisasi dan menggunakan setiap variabel padahal sebenarnya tujuan penggunaan sejumlah variabel di atas adalah sama. Pada pemrograman Java ataupun di pemrograman lain terdapat kemampuan untuk menggunakan satu variabel yang dapat menyimpan beberapa data dan memanipulasinya dengan lebih efektif. Tipe variabel inilah yang disebut array.

Cara pendeklarasian array:
1 Dimensi
nama_array[jumlah_elemen];

2 Dimensi
nama_array[jumlah_elemen_baris][jumlah_elemen_kosong];
Contoh program 1 dimensi:


Hasilnya akan seperti gambar berikut.

Objek array di atas adalah Kata yang mempunyai tipe data String dengan jumlah 3 indeks. Tiap indeks mempunyai nilai tersendiri dan kemudian di cetak di layar. Dengan menggunakan array, kita tidak perlu mendeklarasikan beberapa identifier yang mempunyai tipe data yang sama.

Nah mudah kan belajar konsep array di Java? Untuk penggunaan lebih detail nanti akan saya bahas lebih di artikel selanjutnya. Selamat mencoba dan happy coding!

Contoh Program Sederhana Java: Implementasi Perulangan For


Kali ini saya akan memberikan program Java sederhana sebagai implementasi penggunaan perulangan for.

Kemarin kita sudah membahas beberapa contoh implementasi dasar pemrograman Java seperti if-else pada Program Nilai Ujian dan Input Output pada Program Input Data Diri.

Program ini sangat sederhana, yakni kita hanya memasukkan jumlah bilangan yang akan ditampilkan. Misal jumlah bilangan = 10, maka angka yang akan ditampilkan adalah 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9.

Sebenarnya banyak sekali kegunaan perulangan for seperti untuk men-scan area (pada game) atau memasukkan data secara cepat dan berurutan.

Kita mulai saja membuat program, pertama jangan lupa buka IDE kalian. Kalau saya pakai Netbean.
  1. Buat project baru → isi nama project terserah kalian
  2. Perhatikan code di bawah ini dan masukkan ke dalam program di main class


  3. Lalu coba jalankan program tersebut dengan klik tombol play hijau atau tombol Sift + F6
  4. Kurang lebih hasilnya akan seperti berikut

    hasil perulangan for
Inti dari for adalah semua code yang terdapat dalam for akan diulang sebanyak yang telah diatur dalam parameter for tersebut.

Dari program di atas dapat kita lihat bahwa kita akan mengulang code dengan jumlah sesuai masukan. Selamat mencoba dan happy coding!